36 Ribu Buruh Tekstil Indonesia Kena PHK

36 Ribu Buruh Tekstil Indonesia Kena PHK – Sekarang ini mungkin Indonesia sedang mengalami sebuah ekonomi yang melemah atau bisa dikatakan perlambatan ekonomi.  Hal ini sangatlah merugikan banyak pihak karena banyak pula dari para pelaku usaha yang kesulitan untuk mengembangkan usahanya karena hal ini. Banyak bahan – bahan produksi yang harganya kini naik dan menyulitkan para pelaku bisnis untuk membelinya, atau bahkan karena mahalnya bahan – bahan itu mereka nekad untuk mengurangi jumlah produk yang dipasarkan atau bahkan ada juga yang mengurangi takaran produk.

Info Digital Printing
Info Digital Printing – Adanya perlambatan ekonomi

Namun beberapa  perusahaan juga ada yang benar – benar kesulitan karena hal ini dan mereka memutuskan untuk melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) kepada sejumlah karyawannya dan tak tanggung – tanggung karena ada saja perusahaan tekstil yang rela untuk melakukan PHK kepada para karyawannya yaitu sejumlah sekitar 36 ribu karyawan. Hal itu terjadi karena menurunnya daya beli masyarakat terhadap produk itu serta mahalnya bahan baku yang harus digunakan sehingga mereka tak mampu lagi untuk bisa membayar para karyawannya lagi.

Info Digital Printing
Info Digital Printing – 36 ribu buruh tekstil kena PHK

Seperti apa yang telah dikatakan oleh Ade Sudrajat, selaku  Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) bahwa karena kondisi pasar yang sedang tidak baik inilah yang harus memaksa perusahaan untuk bisa merumahkan para karyawannya.

Berbagai macam perusahaan pasti akan berjuang dengan keras dalam kondisi seperti ini agar tetap bisa untuk mempertahankan perusahaannya yang telah dibangunnya sejak lama. Namun jika memang sangat tak mampu lagi untuk mempertahankannya maka hal yang tepat untuk perusahaan yaitu dengan PHK para karyawannya agar perusahaan itu tetap ada walau tak seperti dulu.

Ade juga mengatakan jika sebenarnya sudah dari bulan November 2014 lalu daya beli masyarakat terhadap produk tekstil ini kian menurun sehingga menyulitkan pasar dalam negeri, walaupun untuk ekspornya masih baik – baik saja. Dengan adanya hal ini memang tak ada hubungannya dengan import barang, karena untuk import barang tetap masih banyak yang memerlukan sehingga sangat menyulitkan kondisi perusahaan.

Setelah 36 ribu orang harus dirumahkan atau di PHK itu juga menjadikan beberapa perusahaan yang harus rela gulung tikar dan ditutup karena sudah tidak bisa lagi untuk menghadapi kesulitan itu, dan tidak hanya satu perusahaan saja namun juga merata diberbagai perusahaan di Indonesia.

Info Digital Printing
Info Digital Printing – Adanya PHK para buruh

Dengan banyaknya para karyawan yang harus dirumahkan itu sangat rawan dengan perusahaan tekstil Indonesia untuk tidak bisa berkembang, walau di Indonesia itu produksi tekstil  harusnya lebih berkembang dengan pesatnya