Akibat Longsor,Guatemala Tewaskan 30 Orang & 600 Hilang-Info Berita Printing

Info Berita Printing Sebuah peristiwa mengenaskan terjadi di sebuah kotamadya Santa Pinula Guatemala.Longsornya sebuah bukit di kota itu telah mengubur rumah-rumah warga dengan lumpur sehingga menewaskan 30 orang dan 600 lainnya dinyatakan masih hilang.

Info Berita Printing
Info Berita Printing

Tim penyelamat yang terdiri dari beberapa elemen antara lain adalah pekerja,polisi, dan tentara yang di bantu warga mencari para korban yan gselamat dari korban longsor dengan menggunakan sekop.

Setela lebih dari 24 jam setelah terjadi longsor, ada salah seorang keluarga korban yang menerima pesan singkat yang di percaya itu adalah anggota  dari keluarga yang masih tererangkap di reruntuhan.

Kabarnya, longsor tersebut berawal dari hujan lebat yang  tak henti-henti  yang terjadi di kota Santa Catarina Pinula pada kamis 1 oktober 2015 waktu setempat.Dan tiba-tiba tanah dan pepohonan berjatuhan dari atas menimpa kota  Santa Catarina Pinula saat semua warga sedang terlelap.

Sebuah rekaman video memperlihatkan dadaunan dan puing-puing menutupi sebagian kota tesebut.Di katakan bahwa teratat 29 orang korban sudah teidentifikasi dan satu masih hilang,ungkap kepala CONRAD , Sergio Canabas seperti yang di kutip dari ABC Australia.

Kepala CONRAD Alejandro Maldonado dalam onferensi persnya  mengatakan bahwa 600 orang amsih di nyatakan hilang setelah  bencana tanah longsor itu terjadi.

Selain menelan korban jiwa  dan adanya perinth evakuasi,Guatemala mengabarkan adanya kenaikan debit air di beberapa sungai, namun pihak otoritas belum menyatakan adanya banjur besar.