Alasan Mengapa Para Start Up Mengalami Kegagalan

Info Mesin Cetak –  80 % Perusahaan Start Up  (perusahaan yang belum lama beroperasi)  yang ada di Amerika Serikat mengalami kegagalan setelah mereka memiliki dana yang di berikan oleh Investor. Dalam pagelaran Ideafest  2015 lalu Andy Zain bersama Danny Wirianto mengungkapkan beberapa alasan mengapa perusahaan Start UP mengalami kegaalan yang membuat para founder memilih untuk menyerah pada perusahaan start up – nya.

  1. Pasar

    Info Mesin Cetak
    Info Mesin Cetak : Gambar Ilustrasi

Sebuah ide yang bagus belum tentu akan memenuhi kebutuhan pasar. Yang menjadikan Start Up sukses adalah mereka dapat mengikuti apa keinginan pasar saat ini. Jika perusahan kita dapat mengikuti apa yang di inginkan pasar maka para investor akan dengan mudah menyumbangkan dananya.

  1. Tim

    Info Mesin Cetak
    Info Mesin Cetak : Gambar Ilustrasi

Rekan kerja yang saling mendukung akan membuat tim yang di bentuk semakin erat, komunikasi yang baik akan membuat tim menjadi semakin kuat. Kegagalan Start Up kebanyakan di karenakan founder yang ada pada tim mengalami pertengkaran yang akhirnya membaut tim terpecah karena adanya perbedaan pendapat atau visi.

Akan lebih baik jika founder yang ada pada tim memilki keahlain yang berbeda-beda dan mencari orang yang memiliki keahlian dalam segi marketing, teknologi, serta desain. Pilih orang tersebut karena mereka mampu bukan karena mereka teman ata saudara.

  1. Model Bisnis

    Info Mesin Cetak
    Info Mesin Cetak : Gambar Ilustrasi

Stat Up kebanyakan malah memilih terfokus untuk mencari dana terebih dahulu. Model bisnis mereka juga hanya menyalin dari luar negeri yang sebenarnya belum tentu sesuai dengan kondisi  pasar, contoh saja waralaba.

  1. Pelaksanaannya

    Info Mesin Cetak
    Info Mesin Cetak : Gambar Ilustrasi

Menggampangkan pelaksanaan akan menghancurkan bisnis Star Up. Kebanyakan mereka kehabisan uang setelah mendapat dana yang besar lalu tidak tau bagai mana caranya untuk mengolahnya. Uang yang mereka hasilkan di gunakan untuk keperluan yag tidak penting padahal harusnya dapat di gunakan untuk mengembangkan perusahaan.

Dengan pengetahuan di atas semoga dapat menjadi pelajaran dan contoh bagi Start UP yang ada di Indonesia, sehingga para Strat Up dapat mengembangkan usahanya dengan baik. Dalam mendrikan Start Up perlu di perhatikan konten lokal nya karena Start Up yang berkonten lokal akan lebih menguntungkan. Di sarankan para founder memiliki jaringan bisnis yang banyak.