Baterai Irit dari Styrofoam Ciptaan Etac heri-Info Berita Printing

Info Berita Printing-Peneliti dari Purde University sebuah sekolah tinggi di Indiana,Amerika Serikat berhasil merubah sebuah sampah styrofoam mendaji sebuah elektroda karbon baterai lithium-ion.Baterai ini dapat di isi ulang dan di katakan lebih mengungguli baterai konvensional atau baterai biasa.Baterai ini terbuat dari serat styrofoam yang berbentuk kacang yang mengandung karbon nanopartikel dan mikrosit anoda berpolister.

Info Berita Printing
Info Berita Printing

Baterai ini memiliki dua elektroda yaitu katoda dan anoda. Anoda yang berbahan grafit yang berguna menyimpan lithium-ion.Para peneliti mengungkapkan bahwa mereka  menggunakan banyak bola styrofoam ketika uji coba membuat baterai tersebut.

Inovasi ini muncul dari ide seorang profesor di kampusnya yang bernama Vilas Pol kemudian d ramu oleh Etac heri menggunakan limbah styrofoam yang biasa di pakai untuk peti kemas.Ternyata setelah di teliti anota hasl inovasinya dapat mengisi daya lebih cepat dan berkapasitas lebih besar dari baterai biasanya.

Meski limbah styrofoam melimpah ,Etac Heri dan timnya sepat kesulitan dala mengumpulkan bola styrofoam tersebut dan hanya 10 persen saja yang dapat ia pakai lagi.Styrofoam kacang tersebut di panaskan ke dalam tungku dengan suhu 500-900 derajat Celcius.

Garam juga di masukkan dalam olahan tersebut sebagai logam transisi agar bahan tersebut menjadi anoda.Beliau mengklaim bahwa cara tersebut lebih ramah lingkungan dan potensi untuk manufaktur dalam skala besar.Hasil analisis membutikan bahwa mikrostruktur dan morgologinya memungkinkan anoda akan lebih awet.

Partikel anoda pada bateria ini 10 kali libih besar dari anoda biasa dan anoda pada bola-boa styrofoam ini menunjukan kapasitas maksimal terbesar 420Mah pergram yang biasanya hanya 372Mah pergram.