Berkat Salah Transfer, Nasabah BNI Ini Untung Hingga Milyaran

Berkat Salah Transfer, Nasabah BNI Ini Untung Hingga Milyaran – Saat ini dalam penyimpanan uang, kirim uang atau menabung bisanya sudah tak menggunakan bentuk manual karena saat ini sudah banyak yang memanfaatkan ATM atau kartu kredit. Dengan menggunakan ATM atau kartu kredit memang lebih simpel lagi dan juga lebih mudah karena kita tak perlu menyimpan uangnya karena sudah disimpankan oleh pihak bank selain itu jika ingin kirim uang maka tak perlu lewat pos lagi karena kita tinggal kirim transfer lewat ATM saja. Namun untuk transfer uang kamu harus hati – hati jangan sampai kamu salah transfer karena itu kan sangat merugikan untukmu dan juga mungkin kan terjadi masalah.

Contoh kartu ATM BNI
Contoh kartu ATM BNI

Seperti apa yang terjadi pada baru – baru ini ada seorang karyawan dari BNI yang ternyata salah transfer uang sehingga uang transfer itu malah tertuju untuk Suparman yang merupakan nasabah dari BNI. Suparman ini merupakan nasabah yang berasal dari Ngabang Landak, Kalimantan Barat dan uang transfer yang terkirim di rekeningnya pun juga sangat besar yaitu hingga Rp 5,1 milliar. Sebenarnya Suparman tak tau tentang salah transfer yang ia terima itu karena ia benar – benar tak tau tentang perbankan dan bahkan ia tidak percaya dengan adanya pesan yang ia terima yang memang sudah memberitahukan bahwa ada sejumlah uang transfer yang salah masuk ke rekeningnya. Dalam salah transfer ini karyawan salah menuliskan nomer rekeningnya karena yang harusnya …24 namun malah 242.

Salah nomer rekening
Salah nomer rekening

Saat itu Suparman memang tak percaya dengan adanya pesan singkat itu namun diam – diam Suparman cek saldo di ATM nya yang awalnya memang hanya Rp 218.000, ternyata sudah bertambah 5 milliar. Namun untuk salah transfer itu memang menjadi malah karena ternyata Suparman malah memakai sejumlah uang dari salah transfer itu untuk berbagai keperluan. Bukan malah menanyakan kepada pihak – pihak bank namun ternyata malah menggunakan uang tersebut hingga Rp 2,2 miliar.

Uang senilai Rp 2,2 milliar itu Suparman gunakan untuk mentransferkan uang itu ke temannya sejumlah 1,7 milliar dan untuk 500 jutanya ia gunakan sendiri yang ia tarik secara tunai. Sehingga benar uang yang ia pakai dari uang salah transfer itu sekitar Rp 2, 2 milliar. Namun setelah BNI telah menyadari bahwa ada salah transfer kemudian pihak BNI melakukan sebuah pemblokiran.

Pihak BNI melakukan pemblokiran
Pihak BNI melakukan pemblokiran

Untuk kasus ini memang sudah ditangani oleh pihak polisi dan ternyata Suparman diminta untuk mengembalikan ang tersebut. Padahal uang itu ternyata sudah digunakan Rp 5,5 juta sehingga Suparman harus bisa mencicil uang tersebut  hingga lunas.