Faktor Apa Saja yang Mempengaruhi Hasil Cetak Offset?

Setiap orang pasti menginginkan hasil cetakan yang berkualitas ketika datang ke perusahaan percetakan. Sayangnya, tidak semua keinginan itu bisa terpenuhi. Terkadang mereka harus kecewa lantaran hasil cetakan tidak sesuai dengan apa yang mereka idam-idamkan. Pertanyaannya, apakah hal tersebut tidak bisa diatasi? Jawabannya bisa, asal baik konsumen dan perusahaan percetakan tahu faktor yang mempengaruhi hasil cetak offset. Apa saja itu? bp.brosursuper.com akan membaginya dengan Anda!

Faktor yang mempengaruhi hasil cetak offset yang pertama adalah ketebalan lapisan tinta pada acuan. Konsumen perlu tahu jika semakin tebal tinta pada acuan cetak, maka akan semakin banyak aliran tinta ke bahan cetak. Hal ini tentu akan berpengaruh pada ketajaman warna hasil cetakan Anda.

Faktor yang berpengaruh pada kualitas hasil cetak selanjutnya yang tidak kalah penting adalah halus atau tidaknya permukaan bahan cetak (kertas). Semakin halus permukaan kertas yang digunakan, maka hasil cetak bisa semakin bagus.

Hal lain yang juga berpengaruh pada hasil cetak adalah adhesi antara permukaan bahan cetak dan tinta yang digunakan. Yang perlu Anda tahu, tidak semua tinta cocok dengan kertas yang Anda gunakan untuk mencetak. Jika tidak cocok, maka hasilnya tidak akan bagus. Contoh, jenis kertas berlapis, meski dicetak dengan lapisan tinta yang tebal, hasil cetakan tidak akan merata jika tidak disesuaikan adhesinya. Tanyakan kepada perusahaan percetakan mana jenis kertas dan tinta yang cocok yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Faktor yang mempengaruhi hasil cetak offset keempat adalah tekanan cetak. Anda perlu tahu jika semakin besar tekanan cetak saat proses cetak, maka hasil cetakan akan terlihat lebih tebal atau gemuk. Idealnya, tekanan cetak adalah sebesar 0,10 mm. Tapi untuk kertas dengan permukaan yang kasar, maka tekanan cetaknya harus diperbesar agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Faktor lain yang juga berpengaruh pada kualitas hasil cetak adalah kecepatan cetak. Ingat, semakin tinggi kecepatan cetak akan berimbas pada tipisnya tinta yang dialihkan ke bahan cetak, namun distribusi tinta akan lebih merata. Namun, konsumen perlu tahu, kalau kecepatan cetak harus disesuaikan dengan jenis kertas serta macam cetakannya. Contoh, kecepatan cetak saat Anda mencetak blok dan separasi itu berbeda. Jadi, diskusikan dengan perusahaan percetakan Anda tentang kecepatan cetak yang sesuai dengan cetakan Anda.

Faktor yang mempengaruhi hasil cetak offset yang terakhir adalah sifat tinta. Ada 5 sifat tinta yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  • Viscositas atau sifat kekentalan tinta. Dapat diukur dengan alat bernama viscometer dan biasanya menggunakan satuan centi poise (cp)
  • Flow atau daya alir tinta. Anda harus memperhatikan apakah daya alir tinta dari bak ke kertas baik atau tidak?
  • Tackness atau kelengketan tinta. Sifat daya tarik tinta terhadap permukaan kertas hingga perpindahan tinta ke permukaan kertas. Kelengketan tinta bisa diukur dengan alat yang dinamakan inko meter. Namun perlu diingat, jenis kertas dan kecepatan mesin cetak offset juga bisa mempengaruhi kelengkatan tinta.
  • Tiksotripi atau sifat alir tinta. Apakah tinta yang digunakan tersebut akan mengalir jika terkena gerakan dan berhenti saat gerakan tersebut juga berhenti?
  • Drying atau daya kering tinta. Sifat pengeringan tinta sampai dengan pori-pori kertas yang Anda pakai

Nah, itu tadi beberapa faktor yang mempengaruhi hasil cetak offset. Konsumen perlu mendiskusikan hal tersebut dengan perusahaan percetakan agar Anda bisa mendapatkan hasil cetak yang maksimal. Semoga informasi yang bp.brosursuper.com berikan ini bermanfaat bagi Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published.