Jejak Serigala di Sudut Mall Alam Sutera Part.4-Info Berita Printing

Info Berita Printing – Leopard sendiri juga mengaku bahwa dirinya telah membuat 5 bom. Yang pertama diletakkan di Foodhall 6 Juli 2015. Sementara Bom kedua di toilet pengunjung. Ketiga , di toilet kantin karyawan sama dengan bom keempat yang meledak 28 Oktober 2015 itu .

bom eek

Polisi menjelaskan  bahwa Leopard selama ini bergerak sendiri dan tidak memiliki pemimpin dan kelompok yang mendorongnya untuk melakukan teror tersebut.

Leopard sendiri masuk dalam kategori nonleadership jihad atau alone wolf dalam dunia terorisme. Karena si pelaku melakukan teror tanpa pemimpin, tanpa belajar dari orang-orang tertentu dan teroris seperti ini biasanya sulit diungkap.

Info Berita Printing
Info Berita Printing

Hal unik yang terjadi adalah , Pelaku ini tidak terkait sama sekali dengan jaringan-jaringan teror yang dipetakan polisi. Pelaku tunggal, motif bukan ideologi, dan di dunia terorisme sering  dikenal dengan istilah alone wolf,

Bomber ‘Mother of Satan’

Dan keesokan  harinya di Mapolda Metro Jaya, Tito juga mengungkapkan bahwa selama Leopard  ini belajar merakit bom dari video-video yang beredar bebas di internet. Bahkan untuk melancarkan aksinya, si bomber juga mempelajari sendiri target dan melakukan sendiri perbuatannya.

Setelah diteliti pihak kepolisian, ternyata bom yang dibuat oleh pelaku tersebut berasal dari bahan yang mudah dibuat namun sulit terdeteksi Karena bom yang digunakan tersangka itu adalah jenis TATP atau triacetone triperoxide.

Jenis bahan yang di pakai ini sama dengan kasus bom sepatu yang dilakukan Richard Reid di Perancis pada tahun 2001 yang membakar sepatunya sendiri. “Selain mudah untuk dibuatnya, bom ini sulit dideteksi karena kasus TATP inilah penumpang (pesawat) dilarang untuk membawa cairan,” Tito.

 

BACA SELANJUTNYA……