Kegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan

Apakah rasanya sama saja jika umur kita menginjak umur dua puluhan ? Coba kamu ingat – ingat lagi beberapa hal yang pernah kamu lakukan dan yang pernah kamu rasakan sebelum umur kamu menginjak dua puluh lima tahun sampai kamu menginjak umur dua puluh lima tahun saat ini. Selamat kamu sedang dalam mengalami Krisis Seperempat Abad. Di masa Krisis Seperempat Abad kamu akan merasakan beberapa kejadian berikut ini, Kegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan :

1. Awalnya biasa saja, kamu masih tetap merasa muda.

Awalnya memang biasa, tidak ada yang beda dengan tahun-tahun yang lalu. Mungkin setelah kamu membaca artikel ini kamu akan mulai merasakan Krisis Seperempat Abad.

2. Tapi, ada adik sepupu kamu yang dulu suka di gendong sekarang sudah masuk kuliahKegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan

Nah, pasti punya sepupu kan ? dulu waktu kecil suka gendong – gendong ke sana kemari. Tapi sekarang sudah besar, tingginya sudah hampir sama juga.

3. Dan kakak – kakak sepupu yang suka di godain sudah punya suami atau Istri.

Dulu suka main bareng sama kakak – kakak sepupu sekarang sudah tidak bisa lagi karena sudah memiliki tanggungan keluarga.

4. Sebentar lagi kamu sudah punya keponakanKegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan

Kalau sepupu tau kamu memiliki kakak kandung pasti juga sudah memiliki anak. Kamu sudah memiliki keponakan kecil yang menjadi anggota keluarga baru kamu.

5. Kadang risih di panggil Om sama Tante pas ada anak kecil memanggilKegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan

Keponakan kamu suka memanggil kamu dengan sebutan om / tante. Waktu di jalan ketemu ank kecil juga suka di panggil seperti itu, kadang risih tapi mau bagaimana lagi.

6. Teman kamu yang dulu sering main bareng sekarang suka susah ketemu

Teman akrab kamu sudah memiliki kegiatan mereka sendiri  sendiri ada yang sudah bekerja, berkeluarga atau masih sekolah. Kalian sudah tidak bisa menyesuaikan waktu lagi untuk bermain bersama.

7.  Sekarang gampang capek

Naik tangga turun tangga kantor atau kampus saja sudah capek, padahal dulu suka naik turun gunung setiap minggu.

8. Makan dikit tapi badan cepat sekali gendutnya, suka mikir makanan apa yang sehat

Di saat memasuki umur dua puluhan kamu akan rentan akan kegemukan. Makan sedikit saja sudah ada efeknya sama badan. Kadang kamu juga suka milih – milih makanan yang sehat mana yang tidak sehat mana.

9. Kalo di lihat-lihat banyak banget undangan nikah di kamar kamu

Teman – teman kamu sudah banyak yang menikah. Undangan menumpuk di kamar kamu.

10. Kalau ketemu orang di tanya kapan nikah? kapan punya anak?

Saat menghadiri pesta pernikahan juga suka di tanya sama orang – orang terdekat kamu “kapan nikah?” “kapan nyusul?”

11. Diam – diam suka cari referensi pernikahan

Benar atau tidak ? kadang suka cari referensi pesta pernikahan mulai dari undangan, baju, dekorasi, riasan dan lain – lain biar saat waktunya tiba uang bisa cukup.

12. Cita -cita kamu sekarang menjadi realistis dan lebih sederhana

Yang dulu cita – citanya ingin jadi astronot juga sudah lebih realistis dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki sekarang.  Tidak terlalu muluk – muluk dalam menginginkan sebuah cita – cita.

13. Harus ngurus KTP, SIM, NPWP sama BPJS sendirian

Yang dulu waktu belasan suka di antar saat ingin membuat KTP sekarang harus datang dan mengurus sendiri semua keperluan. Sudah punya tanggungan BPJS dan NPWP juga.

14. Hal sederhana yang kamu rindu kan hanyalah tidur siangKegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan

Mungkin tanpa kamu sadari kamu sangat ingin tidur siang. Waktu kecil saat di suruh untuk tidur siang kita akan menolaknya mentah – mentah. Tetapi sekarang, jika ada kesempatan tidur siang akan selalu di gunakan.

15. Kamu akan bertanya “Kenapa aku sudah tua” ” Kenapa waktu berjalan lebih cepat”Kegalauan yang Kamu Rasakan Saat Umur Dua Puluhan

Coba kamu bayangkan lagi, beberapa tahun kedepan kamu akan punya anak, kulit yang dulu kencang sudah mulai keriput dan rambut mulai beruban banyak. Di usia ini kamu sedang terjebak dalam proses menuju dewasa dan dalam masa muda. Kegalauan itu pasti ada karena hal tersebut menandakan kamu mulai menaiki tahap kedewasaan.