Masalah yang Sering Terjadi Pada Hasil Cetak Offset

Cetak Foto – Ada beberapa masalah cetak yang paling sering terjadi pada saat Cetak oantara lain adalah : timbulnya ghost-ing, hickies, miss register, moire, dan dot gain.

1.      Ghosting

Ghosting adalah bayangan yang tampak di daerah cetakan. Hal inidapat disebabkan karena beberapa faktor antara lain; emulsifikasitinta, dan ketidakseimbangan antara air dan tinta.

2.      Hickies

Hickies yaitu adanya bekas noda seperti cincin muncul pada daerahgambar hasil cetakan. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain, karena endapan tinta yang masuk kedalam bak tinta.

3.      Miss register

Miss register adalah ketidaktepatan cetak antara warna yang satu dengan yang lain. Hal tersebut dikarenakankertas yang mengemban, film separasi yang tidak register dan lain-lain.

4.      Moire

Moire adalah suatu efek yang terjadi pada suatu gambar cetakan yang ditandai dengan munculnya suatu polaseperti tikar akibat perbedaan sudut grid halftone yang tidak tepat. Selain itu juga dapat disebabkan saatmelakukan scanning model cetakan. Untuk mengatasinya pada saat scanning aktifkan pilihan “descreening” padasoftware scanner tersebut atau istilah lain sering disebut “defocus” .

5.      Dot Gain

Dot Gain adalah selisih perbedaan antara lain nilai halftone/ dot pada film/ pelat terhadap nilai halftone/ dot padacetakan (pembesaran titik raster). Terjadinya Dot Gain pada cetakan merupakan hal yang wajar, tetapi nilai dotgain-nya haruslah sesuai dengan ketentuan yang ada.

Idealnya untuk cetak offset besarnya dot gain pada kertas artpaper adalah sekitar 15-20% dititik 50%, untuk kertasKoran sekitar 30% dititik 50%. Biasanya dot gain paling besar terjadi pada bagian middle tone.

Dot Gain yang terlalu besar akan mengakibatkan gambar menjadi lebih gelap. Penambahan tinta yang melebihistandar density juga menyebabkan pembesaran dot gain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.