Robot Terbang Hiasi Kota Yogyakarta Hari Ini-Info Berita Printing

Info Berita Printing-Siang ini langit kota Yogyakarta di hiasi puluhan robot terbang buatan mahasiswa-mahasiswa  seluruh indonesia.Mereka ini adalah merupakan peserta Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI).

ifo berita printing
ifo berita printing

Joko Waluyo ,Ketua Panitia KRTI 2015 menjelaskan bahwa kontes hari ini mulai di laksanakan di lapangan udara Gading ,Playen,gunungkidul,Yogyakarta.Beliau menilai bahwa drone (pesat tanpa awak ) ini sangat bermanfaat untuk berbagai keperluan dan KRTI sendiri dapat mendukung perkembangan teknooginya.Mahasiswa dapat terlibat dalam proses pembuatan rancangan,pabrikasi maupun  penerbangan drone tersebut.

Joko mengatakan,”Diharapkan anak-anak bangsa bisa mengembangkan pesewat tanpa awak ini untuk pekerluan militer dan sipil.” Yogyakarta Kamis (17/92015).

Unmanned AREAL Vehicle atau Aplikasi Robot terbang tanpa awak sendiri merupakan teknologi yang berkebang pada arah riset unmanned atau sistem nir awak.Penerapannya daat di kembangkan untuk aplikasi monitoring,pemetaan,hingga pemadaman kebakaran dan juga ikut menyelesaikan problematika bangsa.

KRTI tersebut merupakan tahap awal perkembangan teknologi yang nantinya akan di kembangkan lebih aktual.Misalnya untuk memonitor garis pantai atau batas udara.

Pada acara tersebut KRTI melombakan  tiga kategori yaitu divisi racing jet(RJ) yang terdiri dari kelas light weight (LW); divisi fixed wing (FW) yang terdiri dari kelas monitoring (FWMon) dan kelas Mapping (FWMap); serta divisi Vertical Take Off Landing (VTOL) yang  terdiri dari kelas Water-Based Fire Distinguiser (VTOL-WFE) dan juga kelas Non Water-Based Fire Distinguiser (VTOL-NWFE).

Ketua KRTI menjelaskan bahwa adanya peningkatan peserta hingga 200 persen pada tahun ini.Bahkan pihak panitia harus elakukan tiga kali seleksi.

Robot Terbang Hiasi Kota Yogyakarta Hari Ini-Info Berita Printing
Robot Terbang Hiasi Kota Yogyakarta Hari Ini-Info Berita Printing

Pada awalnya hanya lebih dari 200 tim yang mendaftar.Namun setalah beberapa kali proses penyaringan akhirnya terpilih 71 tim dengan 213 peserta dari 29 perguruan tinggi seuruh indonesia serta ada juga dari kalangan militer.