Tips Memotret Menggunakan Kamera Ponsel

BeritaPrinting.com – Tips Memotret Menggunakan Kamera Ponsel – Smartphone sebagai alat komunikasi yang selalu dibawa dengan kameranya bisa membuat anda berpikir ulang melewatkan momen menarik begitu saja. Tidak perlu menyesal karena  tidak membawa DSLR, pergunakan kamera ponsel dan memotret. Pada tahun 2005 fotografer Robert Clark pernah mengeluarkan buku kumpulan foto dari hasil pemotretan menggunakan kamera ponsel. Saat itu dia menggunakan ponsel berkamera 1.5 MP untuk memotret segala hal menarik yang ditemuinya selama 50 hari berjalan keliling Amerika.

 

Memotret dengan kamera ponsel sebenarnya tidak jauh berbeda dengan memotret menggunakan kamera saku. Anda bisa baca juga post sebelumnya tentang Tips Memotret Dengan Kamera Saku. Dibawah diurai kembali kiat mendapat hasil pemotretan yang baik menggunakan kamera ponsel, termasuk menggunakan kelebihannya sebagai alat komunikasi:

Tips Memotret Menggunakan Kamera Ponsel
Tips Memotret Menggunakan Kamera Ponsel

 

Pahami fitur kamera ponsel

Sering pemakai ponsel tidak tahu dan mengerti fitur apa saja yang dimiliki kamera ponselnya. Luangkan waktu memahaminya dan bereksperimen lebih sering. Trial and error menjadi salah satu cara cepat belajar memotret. Coba pakai smart mode, memotret manual, lakukan kompensasi cahaya, fokus makro, pakai flash, merubah ISO, white balance, continous shot, memotret panorama dan lainnya. Lakukan berulang sampai anda mahir.

 

Aplikasi dasar fotografi

Cara cepat memperbaiki hasil pemotretan dengan kamera apapun adalah mengerti tentang dasar fotografi. Seperti komposisi dengan rule of third, pencahayaan yang baik, bermain shadow dan highlight, bermain warna, garis, foreground, background dan lainnya. Tentang dasar fotografi bisa dibaca post Tips Membuat Hasil Foto Menjadi Lebih Baik – Basic Photography 1 (Rules).

 

Perhatikan cahaya

Kamera ponsel umumnya mempunyai kelemahan pada pemotretan dengan kontras tinggi misalnya di siang hari. Jadi perhatikanlah waktu pemotretan, pagi dan sore ketika matahari masih rendah merupakan waktu terbaik. Jika harus memotret siang, coba buat dalam format hitam putih. Sedang di waktu pencahayaan terbaik memotretlah dalam warna. Untuk memperdalam pengetahuan tentang cahaya bisa baca post tentang Tips Membuat Hasil Pemotretan Menjadi Lebih Baik – Basic Photography 2 (Light).

 

Memotret lebih banyak

Memotretlah layaknya seorang profesional, mereka memotret sebanyak mungkin yang bisa dibuat. Variasikan sudut pemotretan, seting, maupun komposisi. Apa yang baik saat ini, anda tidak dibebani biaya lebih besar karena memotret lebih banyak. Buat lebih banyak foto dan pilih yang terbaik.

 

Memegang lebih kokoh

Kesalahan yang banyak dilakukan ketika memotret dengan ponsel yaitu shake atau goyang ketika rana ditekan. Shake meningkatkan resiko blur (kekaburan) dan mengurangi ketajaman gambar yang dihasilkan. Pegang ponsel dengan kedua tangan agar cukup kokoh. Perhatikan juga agar jari tidak menyentuh permukaan lensa dan flash ketika digunakan.

 

Bijaksana memakai zoom

Sebagian besar kamera ponsel menggunakan digital zoom yang pertambahan focal lenght dihasilkan dari mengcrop gambar dengan  hanya menggunakan bagian kecil sensor sehingga kualitas foto turun. Sebaiknya hindari menggunakan digital zoom, bergerak mendekati subjek bisa menjadi solusi yang lebih baik. Jika mempunyai optical zoom seperti Samsung Galaxy S4 Zoom anda tidak perlu khawatir karena pertambahan focal lenght nya dari mekanisme optik sehingga kualitas foto terjaga.

 

Memahami lensa

Lensa kamera ponsel mempunyai rentang focal length terbatas dan ruang tajam yang cukup luas. Di beberapa smartphone, pengaturan bukaan diafragma tersedia walau terbatas hanya pada nilai maksimal dan minimal. Cara yang lebih baik untuk mengetahui kemampuan lensa yaitu bereksperimen. Cobalah memotret dan perhatikan ruang tajamnya. Apakah cukup luas, bagaimana dengan blur foreground atau background pada fokus makro misalnya. Pelajari agar anda mengerti karakteristiknya.

 

Memakai flash

Karena ukuran sensornya kecil, rata-rata kamera ponsel mempunyai kendali noise ISO tinggi kurang baik. Solusinya bisa gunakan flash ketika harus memotret pada kondisi minim cahaya. Flash juga bisa sebagai fill in untuk menerangi area shadow. Jangkauan flash biasanya terbatas pada jarak 1-2 meter, jadi perlu cermat memperkirakan jarak.

 

Ketahui kemampuan baterai

Ketahuilah kemampuan baterai, misalnya pada saat aktif berkomunikasi, online, memotret, memakai flash hingga mereview hasil pemotretan. Anda tentu tidak ingin kehilangan momen atau tidak bisa menelepon hanya karena baterai habis. Pastikan baterai terisi cukup, apalagi jika akan banyak memotret. Jangan lupa membawa charger karena pemilik ponsel jarang yang mempunyai baterai cadangan.

 

Menyimpan foto dengan baik

Kartu memori ponsel digunakan untuk menyimpan banyak data termasuk foto. Atur agar foto tersimpan dalam folder khusus sehingga mudah dicari. Back up secara berkala dan lakukan dengan baik. Dengan cara ini anda bisa terhindar dari memori penuh ketika sedang asik memotret. Sama halnya dengan baterai, pemilik ponsel jarang menyiapkan memori cadangan.

 

Perbaiki hasil pemotretan

Jika hasil pemotretan belum maksimal, beberapa smartphone menyediakan fasilitas editing untuk perbaikan foto. Mengatur gelap terang, crop, hingga aplikasi filter bw, sephia, vintage, vignette bisa dicoba. Ada banyak aplikasi pengolah foto yang bisa diunduh dari internet. Perbaikan sederhana bisa membuat foto semakin menarik.

 

Sharing foto anda

Jangan lupa berbagi foto melalui media sosial seperti facebook, twitter, instagram atau aplikasi lainnya. Bisa berbagi untuk kebahagian, memperoleh masukan belajar, hingga membuat catatan perjalanan melalui foto. Kemampuan sharing  inilah menjadi salah satu kelebihan ponsel berkamera.

 

Jika kamera ponsel satu-satunya alat yang anda miliki untuk memotret maka pergunakanlah. Bagi yang sudah berada dizona nyaman memakai DSLR, mencoba kamera ponsel bisa memberi pengalaman baru. Pahami apapun kameranya dan segera memotret kawan ! (Oleh Andi Sucirta)