Industri

Young People in Print mengumumkan rebranding baru dan fokus industri yang baru.


YPIPP Mendorong Industri Cetak & Kemasan untuk Mendukung Generasi Muda

Sebuah laporan pemerintah yang baru-baru ini diterbitkan tentang pengangguran pemuda telah membuat Young People in Print & Packaging (YPIPP) mendorong industri untuk lebih proaktif dalam mendukung generasi muda memasuki dunia kerja.

Laporan tersebut menemukan bahwa hampir satu juta orang berusia 16 hingga 24 tahun tidak bekerja, tidak bersekolah, atau tidak mendapatkan pelatihan (NEET) pada akhir tahun 2025. Angka-angka tersebut menyoroti hambatan yang semakin berkembang terkait dengan ketidaksetaraan kekayaan, pendapatan, dan regional, dengan pasar kerja lokal, transportasi, layanan, dan sistem dukungan yang semuanya mempengaruhi kemampuan generasi muda untuk memasuki dunia kerja.

Sebuah laporan kedua dijadwalkan untuk diterbitkan pada musim gugur, yang akan berisi rekomendasi untuk mengatasi “masalah paling signifikan yang dihadapi negara ini”.

YPIPP mengatakan temuan tersebut seharusnya menjadi pukulan keras bagi sektor cetak dan kemasan yang sudah menghadapi tenaga kerja yang semakin tua, kesenjangan keterampilan yang semakin membesar, dan peningkatan permintaan untuk peran teknis, berkelanjutan, dan berbasis manufaktur.

Jo Stephenson, direktur utama di Think B2B Marketing dan anggota dewan YPIPP, mengatakan, “Laporan ini bukanlah spesifik untuk industri cetak dan kemasan, tetapi kita tidak boleh mengabaikannya dengan ringan.

“Acara-acara kami penuh dengan generasi muda yang ingin bekerja tetapi tidak memiliki gambaran tentang keragaman karier di sektor yang luar biasa ini. Itu adalah tanggung jawab kita, bukan tanggung jawab mereka. Sebagai industri, kita perlu membuat diri kita lebih terlihat, lebih dapat diakses, dan lebih mendukung bagi generasi mendatang.

“Perusahaan cetak dan kemasan tidak dapat menyelesaikan krisis ini sendirian, tetapi mereka dapat memainkan peran besar dalam solusinya dan menggunakan keahlian mereka untuk menjadi contoh bagi industri lain untuk mengikuti.

“Jika kita ingin menjamin masa depan cetak dan kemasan, kita perlu membuka pintu bagi bakat muda hari ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *